Review & Sinopsis Deadpool (2016), Kisah Superhero Konyol

Review & Sinopsis Deadpool (2016), Kisah Superhero Konyol post thumbnail image

Tokoh superhero biasanya identik bersama cii-ciri dan cii-ciri yang gagah, keren, pemberani, dan sudi berkorban demi sebuah kebenaran atau menyelamatkan nyawa orang lain. Namun cii-ciri ini tak dapat ditemui dari sosok Deadpool, yang citycollegenews.com mengakui terkecuali dirinya memang seorang super, tapi bukanlah seorang hero.

Deadpool kemungkinan jadi salah satu cii-ciri superhero paling unik milik Marvel. Selain berbeda, tingkah konyolnya juga dapat menimbulkan gelak tawa siapa pun yang menontonnya. Bagi anda yang idamkan lihat superhero didalam wujud yang berbeda, film Deadpool wajib jadi list tontonanmu. Berikut review dan sinopsisnya!

Sinopsis

Tahun Rilis: 2016
Genre: Action / Adventure
Produksi: 20th Century Fox / Marvel Entertainment
Sutradara: Tim Miller
Pemeran: Ryan Reynolds, Morena Baccarin, Ed Skrein

Film Deadpool memang adalah spin off dari serial X-Men. Karakter Deadpool pertama kali muncul sebagai cameo didalam film X-Men Origins: Wolverine. Namun didalam film tersebut, tidak dijelaskan perihal asal usul Deadpool. Oleh sebab itu, pada film solo pertamanya ini, kami dapat diajak berteman bersama sosok Deadpool.

Orang di balik topeng Deadpool adalah seorang pemuda bernama Wade Wilson, mantan tentara yang diberhentikan secara tidak hormat. Ia menjalin interaksi bersama seorang wanita bernama Vanessa dan menekuni kehidupan yang menurutnya cukup bahagia. Hingga suatu hari, Wade Wilson didiagnosa mengalami kanker stadium akhir.

Wade Wilson menentukan untuk pergi meninggalkan Vanessa. Ia lantas bertemu seseorang yang menawarkannya untuk jadi pasien percobaan obat kanker. Wade Wilson menyetujui tawaran tersebut. Ia disuntikan serum yang dirancang untuk memunculkan gen mutan oleh seorang bernama Ajax atau Francis.

Wade Wilson juga mengalami penyiksaan berhari-hari sehingga membuatnya stress untuk memicu mutasi yang dapat terjadi pada dirinya, tapi tidak membuahkan hasil. Saat mengetahui terkecuali sosok yang menyuntikkan serum ke tubuhnya bernama Francis, Wade mengejeknya dan memicu Francis meninggalkannya sendirian di ruangan percobaan tersebut.

Wade Wilson merasa merasakan sesak nafas. Rupanya, tubuhnya telah bereaksi dan mengaktifkan kapabilitas untuk melawan sel kanker. Wade Wilson pun selamat dan sembuh dari kanker, tapi ia mengalami cacat parah dan luka bakar di semua tubuh. Ia kabur dari kamarnya dan menyerang Ajax, tapi Ajax meyakinkannya terkecuali ia dapat membuat sembuh cacatnya.

Baca Juga : The Raid, Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Saat Wade lengah, Ajax menyerangnya dan meninggalkan Wade di laboratorium yang kini terbakar. Namun Wade Wilson yang kini telah punyai kapabilitas super sukses selamat. Ia mencari keberadaan Vanessa, tapi tak berani menemuinya sebab takut terkecuali Vanessa tak dapat terima kondisi fisiknya yang kini cacat.

Setelah berkonsultasi bersama sahabatnya, Weasel, Wade Wilson menentukan untuk mencari Ajax untuk dapat mendapatkan obat untuk cacatnya. Ia lantas membuat perubahan identitasnya jadi Deadpool dan mengenakan kostum merah bertopeng. Deadpool lantas menumpang di rumah seorang wanita buta bernama Al.

Deadpool merasa memburu dan membunuh semua anak buah Ajax yang sukses ia temui sampai selanjutnya bertemu bersama Ajax di sebuah jalan tol. Deadpool makin brutal dan membunuh semua orang terkecuali Ajax. Saat ia hendak menuntut Ajax untuk menyembuhkannya, aksinya dihalangi oleh dua mutan yang tiba-tiba datang.

Mereka adalah X-Men Colossus dan seorang mutan magang Negasonic Teenage Warhead. Colossus mengajak Deadpool untuk melakukan perbaikan sifatnya dan join bersama X-Men. Saat Deadpool diganggu Colossus, Ajax pun ulang melarikan diri dan menculik Vanessa. Mengetahui Vanessa diculik, Deadpool pun menyusulnya bersama Colossus dan Negasonic.

Ketika Deadpool sampai di area penculikan Vanessa, ia bersama Colossus dan Negasonic pun bertarung melawan Ajax dan Angel Dust. Ajax yang terpojok oleh Deadpool lantas bicara jujur bahwa ia tidak punyai obat untuk cacat yang dialami Deadpool. Setelah menegaskan Vanessa aman, Deadpool pun membunuh Ajax meski telah dilarang oleh Colossus.

Deadpool selanjutnya dapat ulang pada Vanessa. Meski Vanessa sempat marah sebab Wade Wilson meninggalkannya secara tiba-tiba, pasangan berikut selanjutnya ulang berbaikan. Vanessa pun terima kondisi Wade Wilson yang kini telah berubah.

Karakter Superhero yang Tidak Biasa

Seperti yang telah dibahas di awal, Deadpool dideskripsikan sebagai cii-ciri superhero yang unik dan tidak serupa bersama superhero lainnya. Jika biasanya seorang superhero dapat mengorbankan nyawa dan semua kekuatannya untuk menyelamatkan dunia, Deadpool cuma memanfaatkan kapabilitas supernya untuk membalaskan dendamnya sendiri.

Karakter ini jadi cii-ciri yang begitu ikonik dari Deadpool. Ditambah ulang bersama model humorisnya yang dapat membuatmu sering tertawa di selama film berdurasi 109 menit ini. Namun anda pasti perlu banyak memirsa film-film lainnya untuk dapat mengetahui komedi-komedi khas Deadpool yang banyak mengulas perihal film-film lain di luar filmnya.

Aktor pemeran Deadpool, Ryan Reynolds, patut mendapat apresiasi untuk aktingnya di film ini. Dalam memerankan cii-ciri Deadpool dan bermain di film superhero ini, anda dapat lihat sosok Ryan Reynolds yang cukup tidak serupa dibanding bersama aktingnya di film-film lain.

Teknik Breaking the Fourth Wall

Film Deadpool merupakan salah satu film yang memanfaatkan teknik breaking the fourth wall. Pada film bersama teknik breaking the fourth wall, cii-ciri film berikut dapat mengetahui bahwa dirinya berada didalam sebuah film dan dapat bogo papua berkomunikasi segera bersama para penontonnya. Di film ini, tokoh utama Wade Wilson atau Deadpool adalah cii-ciri yang mempraktikkan teknik tersebut.

Sejak awal film, sosok Deadpool ini segera bicara pada penonton untuk memperkenalkan siapakah dirinya dan bagaimana ia berakhir jadi superhero. Komedi-komedi yang dilontarkan oleh Deadpool juga banyak diarahkan segera pada penonton bersama sosok Deadpool yang bicara segera ke hadapan kamera.

Di akhir film, teknik breaking the fourth wall ini juga mengimbuhkan kekonyolan sendiri. Seperti yang umum diketahui para pengagum Marvel, alur cerita setiap film MCU dapat diakhiri bersama sebuah credit scene yang ditayangkan sesudah akhir credit title film tersebut. Maka, para penonton film Deadpool pun pasti dapat tetap menanti meski film telah memasuki anggota credit title.

Namun tak layaknya alur film MCU lain yang mengimbuhkan informasi perihal sekuel setelah itu di credit scene, sosok Deadpool di credit scene film ini justru muncul dan menyuruh orang-orang di bioskop untuk pulang dan tidak perlu menanti credit scene. Ia justru cuma mengingatkan penonton untuk tidak lupa membuang sampah mereka.

Visual Sadis yang Mengerikan

Meski film ini didominasi bersama banyak unsur komedi, film Deadpool juga punyai banyak adegan kekerasan. Visual film ini banyak membuktikan adegan yang cukup sadis layaknya darah, pemotongan anggota tubuh, pemenggalan, dan hal-hal lainnya. Teknik sinematografi yang digunakan didalam adegan-adegan ini juga dibikin bersama shot-shot detil sehingga makin memperjelas kengerian.

Bahkan, Deadpool sendiri mengatakan segera pada penonton bahwa film ini bukan type film keluarga yang dapat ditonton bersama anak-anak sebab banyaknya adegan sadis tadi. Jadi, pastikan anda siap bersama berbagai adegan sadis dan berdarah yang dapat tersaji di film ini ya!

Itulah review dan sinopsis dari film Deadpool, sang pahlawan super konyol yang cuma mengakui terkecuali dirinya punyai kapabilitas super tapi bukanlah pahlawan. Apakah anda juga salah satu pengagum dari Deadpool? Apa yang menarik yang paling anda sukai dari sosok superhero ini?

Related Post